Postingan

Puasa medsos

Puasa Media Sosial Media sosial telah menjadi bagian rutin dari kehidupan kita sekarang. Sangat sulit untuk kita bayangkan apa yang kita lakukan tanpanya. Media sosial telah memberi kita cara untuk terhubung dengan orang lain. Media sosial menjadi cara kita memberi tahu orang lain apa yang terjadi dalam hidup kita. Cara untuk menjadi bagian dari komunitas yang berbeda ketika kita secara fisik tidak dapat hadir. Kita juga bisa menggunakannya untuk menginspirasi orang lain seperti yang saya lakukan dengan tulisan saya di media sosial. Media sosial bisa digunakan untuk mengiklankan bisnis, dan sangat efesien saat kita ingin menyingkirkan sesuatu yang tidak kita gunakan lagi. Media sosial benar-benar memiliki peran bagi hidup kita saat ini. Seperti apa pun peran media sosial, ada sisi baiknya dan sisi negatifnya, media sosial bisa sangat membuat ketagihan. Bisa membuat kita terpaku pada ponsel kita hampir sepanjang hari. Dan itu bisa berdampak negatif pada hubungan kita, membuat ...

Terang bercahaya

cahaya terang di dunia yang gelap "supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia" —Filipi 2:15 Tidak pernah ada hari yang membosankan bagi Paulus dan Silas. Ketika kita membaca tentang mereka di Kitab Kisah Para Rasul, kita menemukan mereka menimbulkan kehebohan kemanapun mereka pergi. Di Tesalonika, misalnya, massa yang marah berteriak, ”Paulus dan Silas telah menimbulkan masalah di seluruh dunia, . . . dan sekarang mereka di sini mengganggu kota kita juga” (Kisah Para Rasul 17:6). Ini tidak dimaksudkan sebagai pujian. Tapi sebagai kekhawatiran orang atas apa yang diperbuat Paulus. Itu juga adalah pengakuan bahwa Paulus dan Silas membuat dampak yang dramatis di dunia mereka. Gereja abad pertama terdiri dari sekelompok kecil orang Kristen yang jumlahnya tidak besar seperti kita se...

Firman

dihidupkan kembali oleh firman tuhan "Rahmat-Mu berlimpah, ya TUHAN, hidupkanlah aku sesuai dengan hukum-hukum-Mu." —mazmur 119:156 Sebagai orang Kristen, kita mengalami dinamika iman. Ada kemajuan atau kemunduran. Kita maju atau mundur. Saat kita menghentikan momentum maju saat itu kita memulai regresi mundur kita. Itu berarti kita mulai berjalan ke arah yang salah secara spiritual. Saat kita tersandung atau membuat keputusan yang salah atau memikirkan pemikiran yang salah. Ketika itu terjadi, kita segera perlu bertobat tentunya. Kita membutuhkan kebangunan rohani dan penyegaran dalam kehidupan rohani kita. Dan ada kekuatan yang menyegarkan yakni Firman Tuhan. Pemazmur Daud menulis, “ Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman. ”(Mazmur 19: 7). Jika kita ingin menjadi orang Kristen yang bertumbuh, maka kita perlu menjadi orang Kristen yang mau belajar Alkitab. Kita perlu me...

Pertempuran

Tanpa Hukum, pertempuran kita akan selalu kalah " Ya TUHAN, kami juga menanti-nantikan saatnya Engkau menjalankan penghakiman; kesukaan kami ialah menyebut nama-Mu dan mengingat Engkau." —Yesaya 26:8 Di dunia modern ini saat kita membeli barang elektronik selalu disertai dengan buku panduan (manual book). Buku petunjuk itu penting untuk kita baca agar kita tidak salah menggunakan alat elektronik tersebut. Namun sama halnya saat kita membuka buku rekening di bank kita amat jarang membacanya dengan seksama sehingga kita tidak tahu konsekwensi dari tindakan kita saat mengambil uang di ATM. Manual book atau buku petunjuk banyak kita abaikan. Saat kita melanggar hukum Allah sebenarnya bukan Allah yang dirugikan. Pelanggaran atas hukum Allah akan merugikan manusia itu sendiri. Dengan melanggar hukum Allah sebenarnya manusia sedang menghancurkan diri mereka sendiri. Kita membutuhkan hukum atau perintah Allah untuk keberlangsungan dan kebaikan hidup kita. Namun sayangnya bany...

Beda

mengapa orang kristen harus berbeda "Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat." —Efesus 5:15–16 Mengapa umat Kristiani pada abad pertama mampu melakukan begitu banyak perubahan, dalam arti positif, dalam waktu yang relatif singkat? Dan bagaimana orang percaya abad pertama itu, tanpa alat, teknologi, dan media yang kita gunakan saat ini, dapat memengaruhi budaya mereka secara radikal? Jawaban singkatnya adalah karena kita mengikuti dan mempraktikkan kekristenan yang tidak dikenal oleh banyak orang di abad kedua puluh satu ini. Ketika kita membaca tentang kekristenan dalam kitab-kitab Perjanjian Baru seperti Kisah Para Rasul, kita mungkin mengklasifikasikan cara hidup Gereja perdana sebagai sesuatu yang radikal, berlebihan, dan mungkin sedikit ekstrem. Tetapi bagi orang-orang percaya abad pertama, itu tidak lain adalah ...

17 Agustus 2023

DIMERDEKAKAN UNTUK SALING MENGASIHI Bacaan I : Imamat 19:1-5, 17-18 Tanggapan : Mazmur 133 Bacaan II : Galatia 5:13-15 Bacaan Injil : Matius 5:43-48 Saudara yang terkasih, Merdeka...merdeka ...merdeka Negara kita sungguh sudah merdeka. Merdeka plus demokratis. Karena demokratis menjadi sangat mengagungkan kebebasan. Orang merasa berhak untuk berkata apa saja, di mana saja, tentang siapa saja. Orang merasa berhak melakukan apa saja tanpa peduli dengan omongan siapa saja. Presiden mengkhawatirkan adanya polusi atau penurunan budaya adiluhur dan luruhnya Pakerti luhur. Bagi mereka punya Semboyan “yang penting tidak melanggar hukum dan tidak mengganggu orang lain”. Itu menjadi mantra yang membenarkan segala perkara. Makna kebebasan perlu kita lihat kembali dalam konteks kemerdekaan RI saat ini. Ada dua fenomena yang terkait kebebasan atau kemerdekaan, yaitu: Pertama, ada orang yang keliru memahami arti kemerdekaan. Mereka anggap kemerdekaan sebagai kesempatan untuk hidup sebebas-beba...

PA ibu Bersyukur

Bahan PA Ibu April 2023 Apa Artinya Bersyukur kepada Tuhan? Ungkapan, “bersyukurlah kepada Tuhan” muncul dalam beberapa ayat dalam Kitab Suci, terutama dalam Mazmur. Mazmur 107:1 “Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.” Ungkapan dalam Mazmur ini sering muncul dalam lagu-lagu pujian dan cenderung menjadi salah satu ayat yang paling banyak dikutip dalam Alkitab. Apa arti sebenarnya dari ayat ini? Pertama, kita harus menganalisis Mazmur 107 secara keseluruhan . 1.Panggilan untuk Perayaan Pertama dan terpenting, ucapan syukur dalam ayat tersebut menyerukan perayaan. Mengapa? Karena kemurahan, kebaikan, dan kasih Tuhan. Itu abadi. Sebagai makhluk fana dan yang bergantung, kita tidak terbiasa dengan cinta, pengampunan, dan rahmat tanpa syarat. Kita diundang untuk merayakan dan tidak berdiam saja dalam kebaikan Tuhan yang abadi. 2.Pengakuan atas Pemberian Allah Syukur cenderung muncul ketika kita menyadari semua cara yang tel...