Postingan

Air anggur

Bidston Nikah Sofyan Yuni 19 Sept 2023 Teks:Yohanes 2:1-11 Yesus Mengubah Air menjadi Anggur. Yang akan kita sorot: Apa tujuan Yohanes menulis Injilnya? Yohanes 20:31, mengatakan: Agar seseorang dapat percaya bahwa Yesus adalah Kristus, Anak Allah, dan dengan percaya, seseorang dapat memperoleh hidup yang kekal. Kita lihat Situasi dunia pada zaman Yesus: Masalah Yahudi: Orang-orang Yahudi pada zaman Yesus mencari kejayaan kerajaan demi kepentingan bangsa israel sendiri, dan mereka berpikir bahwa Allah akan memulihkan agama mereka dan mendirikan kerajaan duniawi. Orang-orang Yahudi menantikan Mesias sebagai pemimpin militer yang akan membangun pemerintahan yang penuh kedamaian dan kekuasaan. Pada Pesta Pernikahan di Kana, kita melihat bahwa Yesus adalah Mesias dan Dia telah datang ke dalam kuasa-Nya. Perlu dicatat bahwa Kana berada di Galilea dan merupakan tempat tinggal bagi orang-orang bukan Yahudi; jadi sangat penting bahwa mukjizat pertama terjadi di tempat yang dipenu...

Wartakan

kita perlu memberi tahu mereka "Tetapi apabila pernah dikatakan: "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman" —Ibrani 3:15 Ayat bacaan ini seperti kisah seorang pengacara yang mencoba menyampaikan dokumen penting kepada seorang kliennya. Pengacara itu seolah sedang membawa surat panggilan pengadilan, dan klien harus memperhatikan surat panggilan itu. Namun sayang seribu sayang sang klien tidak memperhatikan apa yang disampaikan oleh sang pengacara. Empat belas tahun berlalu pria itu mendapati dirinya terbaring di rumah sakit, sekarat karena kanker. Melalui rangkaian kejadian yang aneh, pengacara tersebut juga jatuh sakit, dan kedua pria tersebut akhirnya bertemu dan berbagi kamar rumah sakit yang sama. Orang yang sekarat itu menoleh ke arah pengacara dan berkata, “Yah, Anda tidak pernah menemukan saya! Aku melarikan diri darimu selama ini, dan sekarang itu tidak menjadi masalah. Anda dapat melanjutka...

Menolak roh

hal terburuk dari semuanya " Sebab Allah berfirman: "Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau." Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu." —2 Korintus 6:2 Kadang-kadang ketika kita melihat dosa-dosa tertentu yang dilakukan seseorang, kita berpikir itu adalah hal terburuk yang dapat menimpa mereka. Tapi itu bukanlah hal terburuk. Hal terburuk dari semuanya adalah memiliki hati yang keras. Bahkan seorang pecandu narkoba, pecandu alkohol, dan orang yang tidak bermoral dapat menyadari kebutuhan mereka akan Tuhan dan dapat berpaling kepada-Nya. Sementara itu, ada orang yang tidak pernah keluar rumah dan tidak berbuat buruk, namun hatinya semakin keras setiap bulan dan setiap tahunnya. Dan memiliki hati yang keras, itu adalah hal yang paling buruk. Lebih baik menjadi anak yang hilang dan akhirnya kembali suatu hari nanti da...

24 sept

24 sept 2023 Ibadah Tanda Pemeliharaan Allah TUJUAN: Jemaat meyakini bahwa Allah dalam kedaulatan dan kemurahan-Nya yang tidak terbatas sanggup memelihara kehidupan umat-Nya. Jemaat memahami bahwa suasana kehidupan yang sudah dipelihara oleh Allah harus terpancar dalam hidup keseharian. Jemaat memiliki tekad untuk menghadirkan gaya hidup yang saling memelihara satu dengan yang lain sebagai bukti hidupnya telah dipelihara oleh Tuhan. Inilah sesungguhnya wujud ibadah yang dikehendaki Tuhan. Bacan I : Keluaran 16:2-15 Tanggapan : Mazmur 105:1-6, 37-45 Bacaan II : Filipi 1:21-30 Injil : Matius 20:1-16 Salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan oleh orang-orang beriman pada saat stres adalah “Akankah Tuhan memenuhi kebutuhan kita dan menjawab doa kita?” Pertanyaan itumenimbulkan pertanyaan teologis dan spiritual lainnya seperti: “Apakah kita dibiarkan sendirian di dunia ini atau adakah pemeliharaan yang lembut bekerja melalui hidup kita, memberi kita bimbingan, energi, dan w...

Mengurangi konflik

Mengurangi konflik Konflik dapat merusak semua orang. Dan terkadang menghancurkan misi seluruh organisasi. Para pemimpin komunitas seharusnya menangani konflik dengan baik, namun secara umum tidak banyak yang melakukannya. Dan karena itu, kita hidup dengan konflik yang sebenarnya tidak perlu setiap harinya. Meskipun menghilangkan konflik tidak mungkin dilakukan di belahan bumi ini, namun pemimpin harus tahu bahwa ada banyak strategi untuk mengurangi dan menangani konflik dengan cara yang jauh lebih sehat. Biasanya, pemimpin membuat satu dari dua kesalahan berikut: 1.Atas nama kebenaran, kita mengkompromikan kasih karunia. 2.Atas nama kasih karunia, kita mengkompromikan kebenaran. Dalam kedua kesalahan itu pemimpin harus berani memegang kebenaran dan kasih karunia. Memegang hukum (kebenaran) namun juga bisa memegang kasih karunia (pengampunan). Yang lebih berbahaya lagi, pemimpin tidak memegang salah satunya, entah kebenaran maupun kasih karunia. Sebab satu hal yang selal...

Medan berbahaya

Medan berbahaya " Betapa lebih beratnya hukuman yang harus dijatuhkan atas dia, yang menginjak-injak Anak Allah, yang menganggap najis darah perjanjian yang menguduskannya, dan yang menghina Roh kasih karunia?" —Ibrani 10:29 Ada orang yang berusaha keras untuk mengejek Tuhan dan memfitnah nama suci-Nya. Mereka berusaha sekuat tenaga untuk menentang-Nya. Dan mereka berjalan di tempat atau medan yang berbahaya. Dalam kitab Daniel di Perjanjian Lama, kita membaca bahwa Raja Belsyazar mengeluarkan semua bejana suci yang digunakan orang Yahudi dalam beribadah kepada Tuhan. Kemudian dia mengisinya dengan anggur dan bersulang untuk para dewa perak dan emas. Dia terang-terangan mengejek Tuhan dan berusaha keras untuk mengejek-Nya. Dan itu adalah malam terakhirnya di bumi. Dia ditimbang dalam timbangan Tuhan, dan penghakiman Tuhan menimpanya. Alkitab mengatakan bahwa salah satu dosa yang dapat kita lakukan terhadap Roh Kudus adalah menghina Dia. Ibrani 10:29 mem...

Tujuan abadi

tujuan abadi "Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: "Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau." —Matius 16:22 Yesus tahu persis apa yang ada di masa depan-Nya. Bagi-Nya, hal ini bukanlah hal yang mengejutkan. Dia tahu siapa yang akan mengkhianati-Nya, Dia tahu Dia akan bangkit dari kematian, dan Dia tahu persis kapan hal-hal itu akan terjadi. Dan di Kaisarea Filipi, Dia mulai menceritakan kepada murid-murid-Nya apa yang sedang Dia hadapi. Injil Matius mengatakan, “ Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga." (Matius 16:21). Petrus tidak percaya Yesus mengatakan hal ini. Dalam benak Petrus, hal ini tidak mungkin terjadi. Sungguh terpuji bahwa Petrus benar-benar peduli terhadap Tuhan. Na...